EKSPEDISI KOPI DI PENGALENGAN I 9-10 April 2016

photo-5-5

Source picture by: Ekskop Team

Ekspedisi Kopi perdana diadakan di daerah Pengalengan, Bandung, Jawa Barat. Kebun kopi pertama yang kami jadikan sebuah perjalanan edukasi kopi di perkebunan Kopi Pengalengan berasal. Kami tim inti Ekskop beranggotakan; Abdul (roaster-Hatimbean), Wibi (pegawai swasta), Fahmi dan Jaka (owner-Peackers) memulai acara dengan konsep berkunjung ke kebun kopi. Konsep yang mulanya hanya bertujuan untuk menikmati wisata ke kebun kopi untuk segala kalangan. Mulai dari; penggiat kopi, pengusaha kopi, blogger, barista, roaster, sampai sekedar penikmat kopi. Ini berawal dari keresahan kami mengenai mewabahnya beberapa kedai-kedai kopi setelah munculnya film bertajuk kopi. Tidak dapat kami pungkiri bahwa kedai-kedai kopi mulai bermunculan. Dari kelas bawah sampai menengah ke atas.

Terlepas dari segala hiruk pikuk mewabahnya kedai-kedai kopi, kami menawarkan perjalanan untuk mengenal perkebunan kopi langsung dari petani beserta pihak hulu terkait di daerah Pengalengan. Kenapa Kopi Pengalengan yang menjadi tujuan perdana kami? Secara referensi kebun, Abdul memiliki kedekatan dengan petani dan gudang kopi di Pengalengan. Setelah dilakukan survey untuk diadakannya acara di Pengalengan dan tempat yang sangat memungkinkan. Kami memutuskan Pengalengan sebagai awal dari perjalanan Ekspedisi Kopi.

Wibi sebagai Project Leader Ekspedisi Kopi I bersama tim memulai mencari support dari berbagai kedai kopi di Indonesia untuk membantu melancarkan acara Ekspedisi Kopi. Beberapa support dari kedai kopi diantaranya; Hobiku Coffee (Jakarta), Cultivar Coffeehouse (Bandung), Selera Kopi (Jakarta), Saturdaycoffee (Depok), Coffee Life (Jakarta), Skut Kopi (Jakarta), Jung Coffee (Jakarta), Vens Family (Malang), Ruang Ke-3 (Jakarta), Coffee Is Black (Tangerang), Juliet Coffee (Depok), Imah Nini (Bogor), Nasi Teror (Bogor) dan Pitstop (Bogor).

Dengan beberapa support dari kedai-kedai kopi dan di luar kedai kopi, kami menjalankan project ini di tanggal 9-10 April 2016. Peserta yang mengikuti acara kami di luar ekspektasi. Diantaranya; Dion (Barista Selera Kopi), Indah (Marketing Coffee Is Black), Mariesya (Karyawan Swasta), Dito (Penikmat Kopi), Marcella (Penikmat Kopi), Pak Zaelani (Owner Imah Nini), Tere (Blogger), dan Adit (Blogger). Peserta yang berjumlah 8 orang ditambah 4 orang tim inti, kami pikir 3 mobil pribadi cukup untuk menampung rombongan ini.

Check point pertama dimulai di parkiran Cilandak Town Square sekitar pukul 06.00 pagi. Beberapa peserta kami kenal hanya melalui pesan singkat. Jadi, pertemuan pertama menjadi ajang perkenalan kami. Pembagian posisi duduk di mobil sudah diatur untuk 2 team dalam 2 mobil. Perjalanan menuju Bandung sekitar pukul 07.00. Keluar di tol Kopo sekitar pukul 10.30 dikarenakan kondisi jalan weekend yang cukup ramai dan padat. Kami menemui tim Bandung yang sudah menanti. Perjalan dari tol Kopo menuju ke Pengalengan memakan waktu hampir 3 jam. Kami langsung menuju gudang kopi tempat materi I diadakan. Gudang kentang yang hampir setahun lebih difungsikan menjadi Gudang kopi dikelola oleh Pak Wildan. Pak Wildan dan istri bersama karyawannya menyambut kami dengan hangat. Sebelum Pak Wildan menjelaskan mengenai proses pasca panen dan asal mula kopi datang ke Indonesia beserta varietas kopi. Kami melakukan makan siang bersama dan istirahat setelah perjalanan yang lumayan jauh.

img_4541

Source picture by: Ekskop Team

Suasana di sekitar Gudang Kopi begitu sejuk, sesekali gerimis menghampiri. Di sekeliling gudang terdapat kebun sayur mayur dan kebun kopi termasuk di dalamnya. Selepas makan siang, Pak Wildan mulai menjelaskan mengenai varietas kopi, proses pasca panen dan bisnis kopi di Indonesia. Penjelasan Pak Wildan sedikit banyaknya membuka wawasan kami akan kopi. Karena, Pak Wildan menjelaskan secara apa adanya dan pembawaannya yang serius tapi santai. Dion (barista dari Selera Kopi), sebagai peserta kami juga mencoba melakukan demo menyeduh kopi dengan metode manual brewing yaitu Aeropress. Ini di luar agenda kami, tapi Pak Wildan dan peserta lainnya sangat menikmati racikan Dion menyeduh kopi. Pak Wildan juga tidak sungkan untuk bertukar pikiran mengenai metode manual brewing.

photo-2-4

Source picture by: Ekskop Team

Di acara ini, kami tidak ada posisi untuk saling mengutamakan keahliannya, melainkan berbagi ilmu dan pengetahuan yang dimiliki. Pak Wildan juga sempat mengajak kami mengelilingi alat-alat mesin proses pasca panen, seperti; huller dan pulper. Dimana fungsi dari pulper yaitu mengupas kulit kopi yang masih merah atau biasa dikenal dengan buah cherry. Dan kemudian dilakukan huller untuk mengupas kopi yang masih terdapat kulit tanduknya. Sekaligus mensortir kopi yang baik. Di lantai 2 yang menggunakan struktur baja juga terdapat mesin konveyor dimana dilakukan sortir manual oleh pekerja di gudang yang ditembakan dengan sorot cahaya. Dilakukan klasifikasi kopi berdasarkan grading mutu kopi.

            Setelah, kunjungan Gudang Kopi selesai dilanjutkan menuju homestay untuk mengistirahatkan badan, sebelum malam diadakannya materi II mengenai Kopi & Aroma dan Pembahasan Karakteristik Kopi yang disampaikan langsung Abdul.

Abdul yang menjelaskan tentang Materi II begitu tegas dan jelas. Pembawaannya yang apa adanya tapi ketika menjelaskan masalah kopi terlihat serius dan masuk ke permasalahan berdasarkan pengalamannya mengenal kopi. Disela-sela sharing bersama peserta dan tim di tengah dinginnya Pengalengan, terjadi sharing yang hangat dan hidup. Apa yang kami tidak paham akan kami jadikan bahan diskusi di luar agenda Ekskop. Karena keterbatasan Abdul dan tim, kami tidak akan memberikan apa yang belum kami pahami. Sehingga, sharing menjadi lebih berwarna dengan masukan dari para peserta.

photo-1-2

Source picture by: Ekskop Team

Pagi hari yang lebih dingin dilanjutkan dengan sarapan pagi dan agenda Materi III yaitu kunjungan ke Kebun Kopi milik Pak Anton. Pak Anton memiliki kebun yang dikelola bersama para petani dengan luas sekitar ±1ha. Pak Anton menjelaskan bagaimana pembibitan kopi, varietas di kebunnya dan cara memanen kopi yang benar.

untitled

 

photo-3-1

Source picture by: Ekskop Team

Siang harinya ditutup dengan makan siang dan dilanjutkan perjalan menuju Jakarta. Kembali ke Jakarta dengan keluarga baru di Ekspedisi Kopi Pengalengan I yang akan terus berlanjut untuk diskusi lebih baik di lain kesempatan.

Profile Team Ekskop:

photo-2-2

Terima kasih kepada supported:

photo-1-1

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s