Yusri Putrama Adimulya:

Barista Kopipapi Coffee Space

rama 1

yusriputrama93@gmail.com / @yusriputrama

Pria yang saat ini berusia 24 tahun sedang menjalani profesi barista pertamanya di  salah satu coffeeshop di bilangan Tangerang. Kopipapi Coffee Space (Jalan Maleo Raya JC1 No.16) menjadi permulaan awal karirnya setelah pernah mencoba membuka bisnis di industri kopi juga bersama 2 orang sahabatnya bernamakan Kedai Pondur (Pohon Duren). Rama, panggilan yang biasa dikenal, berniat mendalami lagi industri kopi ini dengan bekerja di Kopipapi, selagi bisnisnya sedang mengalami vacum untuk sementara waktu.
Mahasiswa Universitas Mercu Buana dengan jurusan Sistem Informasi ini mengaku suka dukanya menjalani profesi menjadi seorang barista, diantaranya; karena kesukaannya dengan industri kopi yang berawal dari penikmat kopi dan mulai mencoba menikmati racikan dari kedai satu ke kedai lainnya. Untuk dukanya; ketika buatannya terasa kurang enak di lidah customer, agak sedikit kecewa dalam diri sendiri.Pria yang saat ini berusia 24 tahun sedang menjalani profesi barista pertamanya di  salah satu coffeeshop di bilangan Tangerang. Kopipapi Coffee Space (Jalan Maleo Raya JC1 No.16) menjadi permulaan awal karirnya setelah pernah mencoba membuka bisnis di industri kopi juga bersama 2 orang sahabatnya bernamakan Kedai Pondur (Pondok Duren). Rama, panggilan yang biasa dikenal, berniat mendalami lagi industri kopi ini dengan bekerja di Kopipapi, selagi bisnisnya sedang mengalami vacum untuk sementara waktu.

Rama yang menyukai metode manual dengan filter atau biasa dikenal dengan V60 atau tubruk. Dikarenakan, racikan setiap barista berbeda dalam membuat cita rasa dari kopi bila menggunakan metode manual V60. Untuk single origin, Rama lebih menyukai beans dari lokal (Indonesia), terutama dari Papua dan Gayo. Dikarenakan, karakteristik yang lebih kuat menurutnya.

rama2

Pria yang biasa menggunakan kacamata dan topi ini, pernah mengikuti kompetisi Fun Brewing di salah satu kedai yang sedang melaksanakan anniversary yaitu Kedai Kebun Depan (Cikupa Raya) di akhir Desember 2016. Rama yang mempunyai keinginan untuk mengikuti ajang kompetisi di tingkat nasional ataupun internasional untuk mewakili Indonesia. Namun, sejauh ini dirinya masih ingin terus belajar untuk jauh lebih baik.

Ketika ditanyakan oleh kami mengenai perkembangan kopi di Indonesia. Rama menuturkan,”perkembangan kopi di Indonesia sudah maju pesat dan menjadi trend. Dan, barista sedang mengalami kenaikan di bidang profesinya.”

Rama yang bercita-cita untuk membuka bisnis kopi sendiri, tapi masih dalam rencana panjang. Keinginnyanya ketika kelak mempunyai kedainya sendiri, pelanggan yang datang dapat menikmati racikan kopinya dengan baik.

Baginya pekerjaan saat ini sangat dinikmati di bidang barista karena masih banyak yang harus dipelajari. Rama juga mengaku belum pernah mengunjungi kebun kopi dan sangat tertarik sekali untuk berkunjung ke kebun kopi jika ada kesempatan. Untuk mempelajari cara menanam, panen dan pasca panenya.

Kontribusi yang bisa Rama lakukan untuk industri kopi di Indonesi adalah untuk menjadi pelaku kopi, dengan cara membuat kopi seenak dan sebaik mungkin. Dan ditambah dengan mengikuti komunitas kopi di Tangerang.

Penacapaian yang belum tercapai dalam hidup Rama adalah mengapresiasi kopi dari negaranya sendiri dan dapat dikenal oleh negara-negara lain.

Quote dari Rama,”kalo kopi itu sudah jadi, itu bisa dibilang obrolan kita baru dimulai.”

kopipapi

Jl. Maleo Raya JC1 No.16,

kopipapi.id@gmail.com / @kopipapi

 

Narasumber: Yusri Putrama Adimulya

Writter: Wibi Sana Rachmat

Editor: Abdullah Hatim

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s