BUKA KEDAI KOPI YUK ?

Source picture by: @filosofikopi

Saat ini kita lihat bisnis coffeeshop mulai menjamur dan mudah untuk ditemukan. Bahkan beberapa retail sudah mulai memasukkan produk kopinya dalam outlet mereka. Ini memunculkan fenomena baru, bahwa perkembangan kopi di Indonesia sudah mulai dilirik beberapa investor untuk menjadikannya sebuah industri yang menjanjikan.

Anda berminat bisnis kedai kopi. Simak ulasan terpenting untuk memulai bisnis coffeeshop di tengah maraknya kedai kopi.

1. Target Pasar

Target Pasar merupakan bagian terpenting yang perlu dipikirkan, dikarenakan Anda harus mengetahui Produk Anda akan laku di pasar yang seperti apa. Target pasar pun meliputi; pendapatan, gaya hidup, umur, pekerjaan, dan sebagainya.

Contohnya: saja misalkan Anda berencana membuka kedai di daerah pekuliahan, maka yang cocok Anda jual adalah produk dengan harga terjangkau dan tempat yang nyaman untuk kalangan mahasiswa seperti kedai berkonsep café. Dengan pasar yang sudah Anda tentukan berdasarkan produk yang akan Anda jual, maka Anda tidak akan kesulitan untuk menjual produk Anda.

2. Lokasi

Lokasi adalah tempat dimana Anda memulai operasional bisnis kedai Anda. Sebisa mungkin lokasi kedai harus di tempat yang disebut prime.

“Intinya harus terlihat. Karena kita bicara orang dalam konteks lapar, di mana yang paling dekat itu yang dipilih. Entah itu di mal atau jalan raya.”

Banyak kedai yang mempunyai tempat yang nyaman dan produk yang enak terpaksa harus tutup karena sepi pengunjung. Hal itu, sangat disayangkan mengingat modal yang dikeluarkan untuk membuat usaha kedai tidaklah sedikit. Maka, usahakanlah melihat potensi tempat sebelum Anda memutuskan untuk membuat sebuah kedai di lokasi tersebut. Beberapa tempat yang ramai memang memasang harga sewa yang lumayan mahal, namun tentu dengan tingkat spekulasi yang tidak terlalu besar.

3. Produk atau menu

Dalam merumuskan menu, Anda harus tahu kondisi pasar di lingkungan tempat berdiri kedai. “Kalau Anda bersikeras memilih produk yang sudah ada, misalnya standar kopi saja, kemungkinannya cuma dua, yaitu sukses melebihi yang sudah ada, atau kalah bersaing dari yangsudahada.”

Pada sisi lain, bila produk yang Anda miliki sudah cukup dikenal, maka kompetisi yang paling utama. “Kompetisi ini bisa dalam berbagai bentuk, misalnya harga, ukuran porsi dan inovasi layanan. Selanjutnya biar konsumen yang memilih.” Itu sebabnya survei tetap penting dilakukan agar confidence.

4. Promosi

Banyak yang menganggap promosi cukup dilakukan pada awal Anda menjalankan sebuah usaha. Padahal beberapa usaha yang sukses melakukan kegiatan promosi setiap waktu, di sepanjang usahanya berdiri.

“Jangan menjadi pengusaha konyol yang rela melihat kedainya sepi berbulan-bulan karena enggan memberikan potongan harga atau mengeluarkan dana lebih demi melakukan promosi.”

Rancanglah startegi promosi Anda, minimal untuk jangka waktu 6 bulan ke depan. Rencanakan program-program menarik di setiap tahun dan di setiap hari-hari besar. Tak peduli cara promosi Anda cukup canggih atau malah konvensional, namun jika hal tersebut direncanakan dan dijalankan dengan baik maka itu akan jauh lebih efektif.

5. Pengaturan Keuangan yang Tepat dan sesuai

Laporan Penjualan dan Pembelian juga menjadi salah satu yang penting karena ini menyangkut hidup dan matinya sebuah bisnis. Anda juga harus mengatur pembukuan yang benar agar tidak terjadi kesalahan dalam penghitungan keuntungan. Dengan adanya pembukuan akuntansi atau software akuntansi yang dapat membantu Anda agar lebih mudah mungkin akan menjadi salah satu pilihan yang tepat untuk bisnis Anda.

6. Percaya Kepada Orang Lain

Pada dasarnya bisnis coffeeshop merupakan bisnis yang cukup kompleks karena melibatkan banyak orang dengan spesialisasi bidang yang berbeda. Untuk itu Anda harus sadar akan kemampuan diri sendiri.

Anda mungkin cukup kreatif untuk menciptakan ide-ide brilian tentang dekorasi kedai Anda nantinya, namun untuk soal makanan dan minuman kemampuan Anda sangat tidak mumpuni. Maka, rekrut lah orang-orang yang ahli di bidangnya. Siapkan anggaran pada perencanaan bisnis Anda itu untuk membayar orang-orang tersebut.

Hal ini juga akan menjadi nilai lebih ketika investor melihat proposal bisnis Anda karena mereka tau bahwa uang yang mereka berikan kepada Anda diolah oleh orang-orang yang ahli di bidangnya.

Writter : Wibi Sana R

Editor : Abdullah Hatim

 

Advertisements

TIPS-TIPS MEMILIH BIJI KOPI

 

  • Roasting Date (Tanggal Hasil Sangrai Biji Kopi)

Roasting dateex: roasting date (03-07-2017) – roaster: Genco 

Setiap kita membeli biji kopi sebelum digiling, biasanya akan tertera pada kemasan biji kopi tanggal dimana roaster melakukan roasting kopinya.

Apa fungsi roasting date tersebut? Samakah dengan masa kadaluarsa dalam kemasan makanan pada umumnya?

Penjelasannya adalah bertujuan untuk para penikmat kopi atau barista mengetahui bahwa semakin lama kopi menjauh dari tanggal roasting, maka secara kualitas akan menurun.

Untuk menanyakan roasting date saat membeli biji kopi yang sudah disangrai merupakan hal lumrah. Karena, penikmat kopi berhak mendapatkan biji kopi yang masih dalam keadaan fresh.

Apakah roasting date satu-satunya faktor yang menjamin kesegaran biji kopi?

Penjelasannya adalah roasting date bukan satu-satunya faktor penentu bahwa kesegaran kopi terjamin, melainkan kemasan dan tempat penyimpanan biji kopi yang digunakan menjadi salah satu faktor penentu kualitas kopi.

  • Packaging ‘ONE-WAY-VALVE’ (Kemasan Berlubang Udara Satu Arah)

one way valve– roaster: Genco 

Dalam beberapa kemasan biji kopi yang sudah di roasting. Akan dengan mudah ditemukan pada sisi depannya sebuah lubang udara. Itulah yang biasa disebut dengan lubang one-way valve.

Apakah fungsi dari lubang udara tersebut?

Penjelasannya adalah berfungsi mengeluarkan udara secara satu arah (one-way), dari dalam ke luar tanpa memasukkan udara dari luar ke dalam. Lubang ini membantu menjaga kualitas kopi dengan mengeluarkan karbondioksida (CO2) yang menguap dari biji kopi paska disangrai.

  • Origin (Asal-usul Biji Kopi)

originex: origin (Gn. Halu, Jawa Barat, Indonesia) – roaster: Genco 

Ada hal menarik tentang origin atau biasa dikenal dengan asal usul biji kopi. Dimana terdapat keterangan mengenai nama pulau atau daerah yang menjelaskan lebih spesifik tempat kopi itu ditanam.

Untuk di Indonesia bisa dijumpai origin, seperti: Gayo, Papua, Flores dan Bali.

  • Roasting Profile (Profil Sangrai Kopi)

Profile Roastingex: L (Light), M(Medium), D(Dark) – roaster: Kopi Miring

Roasting profile adalah profil mengenai tingkat kematangan sangrai kopi, seperti; light, medium dan dark. Dimana dapat dibedakan dari hasil sangrai secara fisiknya bisa dilihat dari warnanya.

Writter: Wibi Sana Rachmat

Editor: Abdullah Hatim